Selasa, 24 Januari 2012

Keputusanku Mencintaimu Saja (Part 5)


Hari ini aku kontrol. Bersama ’Nda Raya.
Dedek sudah menuju usia enam bulan. Aku keluhkan nyeri di kepalaku yang sering kali tiba-tiba muncul. Tapi dokter menjawab mungkin itu efek tekanan darahku yang tidak stabil. Atau pikiranku yang kurang rileks.
Aku sengaja tidak menceritakan tentang mimisanku yang terjadi beberapa kali. Pertama saat aku cemas saat ’Nda Raya pulang larut. Kedua saat aku main ke kantor ’Nda Raya. Ketiga kemaren saat aku jengkel karena tidak dibolehkan ikut ibu belanja sayur.
Dokter menanyakan apakah aku pernah mimisan dan kujawab tidak. Aku berbohong, tapi aku tidak takut. Sekali lagi dokter bertanya padaku apakah aku pernah mimisan. Dan sekali lagi kujawab tidak. Akhirnya dokter itu menanyakan kondisiku yang lain. Dokter bertanya bagaimana nafasku, bagaimana tulangku, bagaimana emosiku, bagaimana kegiatan fisikku.
’Nda Raya banyak mengeluhkah aku yang bandel. Aku hanya tertawa dan sesekali menginjak kakinya. Dokter kemudian menuliskan resep baru. Katanya vitamin. Dan dokter memintaku melakukan CT scan lagi.

Unlimited Wealth

Ya, benar. Ini memang judul buku Bong Chandra. Buku ini sudah sangat lama saya lihat, tapi sinda dan juga saya baru tergerak membelinya minggu lalu. Biasanya cuman kami liat dan pegang lalu dilewati. Bukan masalah uang, tapi entahlah mungkin belum jatuh cinta saat itu. hihihi

Nah minggu lalu akhirnya jatuh cinta juga. Sebenarnya misinya membeli buku resep buat saya dan beli satu buku bagus dan penuh energi. Nah, awalnya liat2 buku milik siapa gitu lupa saya, trus buku Reynald Kasali, trus buku motovator luar, chicken soup dsb. Pilihan sinda saya tolak coz say ga suka *maap ya sayang* Lalu akhirnya keputusannya beli buku ini : Unlimited Wealth

Bagaimana rasanya baca buku ini?

Luar Biasa!!

Jatuh Cinta Pada Bento

Ini gara2 sekarang banyak liat2 film korea, lihat dandanan orang2 korea di tipi. Lah, apa hubungannya? Ga da siy, saya lagi pengen lebay saja. Kan sekarang lebay itu like this yooo... hahahaha

Bento. Saya tau sebenarnya sudah lama, tapi pengetahuan saya tentang ini masih sangat dangkal. Nah, kemaren pas hunting buku kreasi coklat, nemulah buku itu. Buku bekal ala Jepang. Trus isinya tentang Bento. Jadi, apakah Bento itu? Silakan buka wikipedia ato tanya mbah gugel pasti ngerti.

Kenapa saya jatuh cinta?

Karna tampilannya yang cantik. Trus imut2 gitu. Isinya juga lengkap. Nasi, sayuir, lauk, buah jadi satu. Dan bener2 seimbang gizinya. Nasinya dibentuk2 jadi indah banget. Sayurnya sebagian besar setengah matang dan lebih banyak dalam bentuk salad. Buahnya segar. Warnanya jadi seger gitu liatnya.

Gara2 baca dan liat2 Bento, saya jadi pengen banged segera buka warung cyber dg menu2 sederhana dan sehat. Btw, yang mau pesen Bento, bisa call me :)) DIjamin tidak mengecewakan!

Smangad pagi slalu!

Senin, 23 Januari 2012

NASI GORENG PATTAYA

Lagi2 ini adalah menu yang awalnya saya rasakan di resto jamur. Nasi goreng pattaya. Aawalnya siy cuman  gara2 pensaran dengan bentuk nasgor pattaya tu kayak apa. Setelah tau dan merasakan, ya saya yakin syaa juga bisa buat untuk sinda dan keluarga.


Ini dia jadinya. Maap, potonya pake HP, kameranya lg dipake nikahan sodara. Hiks2

Bahannya simple.

Keputusanku Mencintaimu Saja (Part 4)


Mimpi itu datang lagi!
Kali ini dengan lebih jelas. Ah tidak, masih belum terlalu jelas. Tapi perasaan takutku sama dengan mimpi yang pertama dulu.
Aku kembali menangis. Kemudian merasakan sesak di dadaku dan sakit di hatiku. Kulihat ‘Nda Raya masih tersenyum padaku. Dengan senyumnya yang sama seperti biasanya. Bahkan dia masih tetap menenangkan aku saat aku menangis itu. Dia masih memegang wajahku saat itu.
Tatapnya itu… Tidak ada tatap yang biasanya. Hanya ada sendu. Itukah yang membuatku menangis? Perlahan jarak menjauh dan senyum ‘Nd Raya masih terkembang. Masih mencoba menenangkanku dengan teriakannya yang khas di telingaku. Katanya “Baik-baik ya! Jangan cengeng lagi. Doakan aku”
Kalimat yang sama. Sendu yang sama.
“Nda!,” berbutir-butir keringat telah membasahi bajunya. Aku sudah berada di pelukannya sekarang.
“Semalam abid panas lagi trus ngigau minta dipeluklah, gak mau ditinggalin lah… ya karna ngigaunya berulang-ulang dan panasnya makin tinggi apalagi siangnya abid juga sempat pingsan, ya aku angkat abid pindah kamar,” katanya. “Gak papa kan?,” tanyanya lagi.
Aku melihat sekelilingku. Memang bukan kamar kami.
“Dimana?

Jumat, 20 Januari 2012

Bermain Bersama Coklat

Nah, ini dia uji dapur besok. Ahaaa...

3 batang coklat sudah ada di kulkas. Dark coklat, strawberry dan melon. Awalnya mau buat coklat peanut saja lah yang mudah. Tapi kok ya kliatannya ga menarik anak2 utk makan ya. Akhirnya browsing2, nemu deh si lolypop. Untukmu Nin sayang, bunda buat coklat ini. rasa cinta nak!

Baiklah...

coklat itu dilelehkan trus dibuat bulatan2 di kertas roti. Ukuran bisa terserah. Letakkan stik eskrim di atas kertas roti lalu siram bagian atasnya hingga stik tidak keliatan. Diamkan beberapa saat hingga mengeras, lalu hias sesuka hati. Masukkan kulkas, jadi deh...

Hiasan bisa pake trimit, macam2 warna2 yg biasa dipake topping kue, permen jelly, dsb. Hias sesuka hati. Bisa taburan bintang2 trimit, bisa wajah dsb. 

Tak sabar menunggu besok. Ayo smangat, smg dimudahkan!
I love you, lighty Nin!

Kamis, 19 Januari 2012

Sayap Yang Tidak Akan Pernah Patah

Mari kita bicara tentang orang-orang yang patah hati. Atau kasihnya tak sampai, atau cintanya tertolak. Seperti sayap-sayap Gibran yang patah. Atau kisah kasih Zainuddin dan Hayati yang kandas ketika kapal Vanderwicjk tenggelam. Atau cinta Qais dan Laila yang membuat mereka ‘majnun’, lalu mati. Atau, jangan-jangan ini juga cerita tentang cintamu sendiri, yang kandas ditempa takdir, atau layu tak berbalas.

Itu cerita cinta yang digali dari mata air air mata.

I AM READY TO JUALAN

Yuhuuuu...

Bukan apa2 neh, ini dalam rangka mewujudkan visi menjadi MomTerpreneur. Mommy yang bisa jualan, biar bisa ngajari anak2ku nanti. Alasan utamanya ya karna pekerjaan berdagang itu adalah pekerjaan yang paling perhitungan. Kamsudnya gini, dimana2 orang jualan itu pasti ngitungnya detail. Mulai berapa harga pokok, dasar, bahan, ntar jualannya berapa, kalo direseller jd berapa, kalo di dropshit jadi gimana bla bla bla...

Nah, saya dan sinda unyu2 sebenarnya dari dulu selalu bercerita kalo kelak anak2 akan diajari jualan saja. Meskipun jika sama Allah dijadikan pegawai atau apalah itu, insya Allah tetep diajari jualan. Bahkan saya dan sinda unyu2 sudah merancang jika kelak Nin dan adek2nya sudah mengerti uang, sudah mengerti apa itu kerja, mereka akan kami titipkan pd orang2 yang memiliki pekerjaan/usaha di rumahnya pada saat liburan sekolah. Tapi jika diidznillah kami diberi kesempatan menjadi pedagang juga, maka anak2 akan kami ajari di rumah. Jadi meskipun akadnya membantu, tapi tetap harus dpat apresiasi upah. Gituh ya bahasanya? *Ribet* Semoga Allah memudahkan kami mendidik anak2. Amin

Back to topick!
Yes, im ready to be seller. bener ga boso enggrese ni? Soalnya saya ni sekarang rada2 dudul dengan boso Enggres *ngeles*. So, apa jualan atau dagangan saya? Ini dia, cekidot...

Saya menjual makanan.

Keputusanku Mencintaimu Saja (Part 3)

             Setengah Tahun Pernikahanku.
Aku semakin banyak mengenalnya. Mengenal ‘Nda Raya. Dia pun sudah terbiasa memanggilku dengan Abid. Kadang dengan kata sayang di belakang.
Masih terkendali. Semua masih hangat.
Perdebatan seru selalu bisa diakhiri dengan tasbih. Ego yang sering kali kuat menghajar pertahanan emosi kami pun lebih sering teredam dengan istighfar. Meski kadang, aku –yang punya modal sangat manja- ini sering kali membuat ‘Nda Raya menahan nafas. Untuk memahamiku.
“Aku akan memahamimu sebagai kamu,” ujarnya selepas pertarungan penuh kemenangan Ahad pagi lalu “Dan bukan sebagai aku,” katanya juga.
Selalu saja ingin kurangkulkan diriku pada pundaknya. Meski memang saat ini dialah satu-satunya sandaran kelelahanku. Satu-satunya yang bisa kugenggam saat aku merasa lemah. Kemudian juga yang paling banyak membuatku mengingat tentang detik yang tidak berhenti. Hidup ini.
Dan aku tersandung saat ini. Aku melukainya. Hatinya berdarah. Ah!
Aku cemburu, Ra. Untuk semua yg kubaca. Kenapa?
Pesan singkat itu dari ‘Nda Raya. Dia tidak memanggilku ‘Bid. Harus kujawab apa. Diam juga bukan solusi. Tolong aku, Allah…
Aku ke kantor  ya, ‘Nda! Pas  lunch ya? Balasku.
Cepat pula ‘Nda Raya mengirim balasan. Simple. Ga usah. Ada meeting. Jaga rumah saja.
Aku kehabisan kata. Nanti sore aku jemput boleh?
Ga usah, Ra… Ada jadwal ngaji sore ini. pulangku malam.
Deg!
Aku menangis sekarang. Aku takut dengan dinginnya saat ini.
Cepet pulang ya! Aku nunggu.
Aku sangat berharap ‘Nda Raya membalas pesan terakhirku. Seperti biasanya. Dengan canda dan guraunya.  Tapi tidak ada. Hingga dia pun lupa tak menanyakan sudah makan siangkah aku. Sudah sholat dhuhurkah aku.
Aku terpekur sendiri. Tergugu dalam diam. Aku kehilangan cahayaku yang berbinar enam bulan ini. Aku kehilangan matahariku yang selalu menghangatkan dinginku.
“Itu biasa, Ra… namanya juga emosi,” kalimat ibu menenangkanku. Aku tidak bercerita tentang yang terjadi padanya. Aku hanya bertanya tentang kewajaran yang terjadi saat emosi.
Aku mencoba menenangkan diri. Merasakan senyap yang dalam saat berada di kamar kami. Kutarik buku itu dari laci. ‘Nda Raya memberi tanda tepat pada halaman yang dibacanya. Semalam. Ya… tadi malam. Saat aku masih lelap dan ia menjalankan sholat malam.
Apakah engkau mengkhianatiku, cinta?
Apakah engkau membagi sayang itu?
Apakah engkau tau : aku cemburu
Aku tidak ingin ada akar yang menyentuh pohon cinta kita
Aku tidak ingin ada semian baru di dalam pohon cinta kita
Selain akar kita
Selain semian cinta kita
Apakah aku kurang
Terhadapmu
Cinta?!
Aku menangis. Dan setelah itu ‘Nda Raya lebih banyak diam. Sarapan pun berlalu tanpa ada kalimat. Aku bicara juga tanpa sahutan. Hanya diam. Beku. Dingin.
Hanya kalimatnya sebelum benar dia pergi ke kantor tadi. “Aku ingin tenang dulu. Tolong jangan tanya apapun ya!
Aku menatapnya. Buku yang dibaca ‘Nda Raya sudah di tanganku saat aku membuka mata tadi. masih dengan tatapnya yang luka, lelakiku mengangsurkan buku itu.
Luka itu ada pula di matanya. Yah Allahh…
Disitu, di buku itu :

Sarapan Pagi Ini... MANTAP!

Apa coba maksudnya? Pamer? Promosi?

Yaiyalah... dalam setiap tahap perkembangan *halah* haruslah kita selalu siap dalam kondisi promosi kebaikan diri. Iya kan bener kan? Nah begitu juga dengan pagi ini. Menyiapkan sarapan pagi ini ngerjakannya sudah sejak kemaren malam lho... Lama kan?

Baiklah, sini saya pamerin dikit. Sarapan saya dan keluarga pagi ini adalah tumis taoge sosis tahu. Cuman gitu doang? Tapi ngerjakannya sejak semalam? Yaiyalah... wong critanya saya lagi uji coba resep sosis tahu. Jadinya ya gitu, disiapin semua bahannya. Trus umek2 deh di dapur. Baru kelar jam setengah 9, itupun karena diselingi si Nin yang kudu memem mau bobo. Tapi hepi saja pas uji coba sosis ini, langsung sukses man... hahaha

Dan ini semua tidak lepas dari kerjasama sinda suami abinda tersayang unyu2.

Masih Tetep Collect2 Photo

Ini tadi coba2 pake piZab. Hm, keren juga...
Sekarang ini lagi seneng2na buat photo collect gitu. Jadi bisa liat langsung banyak foto dari satu frame. Keren kan? Jadi makin sering nampang dan narsis2an hahaha
Apalagi utk Nin, ini sangat kereeeeennn... !!

Ini yang dari piZap.

Ngaji Sore Ini... ANEH!

hahaha
Jadi critanya sore ini agenda sy ngaji rutin dengan kawan2. Ya bagaimanapun juga saya butuh orang2 yang menjaga atmosfer kebaikan dalam diri saya, biar ada yang menasehati, mengingatkan, dan memberi hiburan. 

Jadi kenapa?
Biasalah... saya kan suka lebay :D Gimana ga aneh, lha wong dalam ngaji ada guyon2an lucu2. Saling uji nyali. Maksudnya karena keragaman anggota ngaji saya, maka jadinya kalo disuruh presentasi jadi beda2. Masing2 lucu2, bahkan kadang dalam keseriusan masih juga ada tawa.

Selasa, 17 Januari 2012

Keputusanku Mencintaimu Saja (Part 2)


Selepas masa muda kami sebagai pengantin berakhir, ‘Nda Raya segera memnoyongku ke rumah kecilnya yang baru. Sebuah rumah di kompleks yang sederhana. Mungil, segar dengan beberapa tanaman, ada masjid di pojok komplek dan sudah banyak tetangga. ‘Nda Raya bilang rumah ini dikreditnya sejak pertama kali bekerja.
“Kalo beli cash kan gak mampu, dek,” katanya. “Mampuku ya kredit gini kayak motor ini dulu. Pelan-pelan. Tapi gara-gara kebanyakan kredit gini, aku termasuk telat nikah. Untung saja bidadari yang kuperhatikan sejak kuliah masih belum ada yang mendekati, jadi aku tidak kehilangan sebelum sempat memiliki. Heheheh.
Aku tertawa. “Memang sejak kapan memperhatikan aku?,” tanyaku sok penting. Setelah itu aku tertawa sendiri dengan pertanyaanku.
“Gak tau sejak kapan. Pokoknya pas dulu di basement ada acara anak-anak BEM, kamu kan jualan es buah kan? Pede banget kamu jualan itu dan dengan senyum yang memang manis –ehem- es buahmu laku keras,” aku tertawa dengan deheman yang diciptakannya tadi. “Ya tapi kalo kupikir-pikir sekarang bukan karena senyummu kali ya, tapi memang cuaca pas itu panas banget,” katanya sambil melirikku.
“Owh gitu. Baiklah, untuk kali ini dimaafkan kalimat terakhirnya. Awas ya numpuk-numpuk hukuman sendiri, kalo sudah banyak bisa masuk rumah sakit nanti,” ancamku santai. Kulihat dia tertawa sangat rekah dengan ancamanku.
“Tapi indah juga ya, Ra. Aku sendiri pas itu sudah semester tua, kamunya masih semester mudah banget. Cuman pas itu aku juga sudah bekerja paruh waktu, jadi aku agak pede saja bisa mendapatkanmu nanti. Apalagi kemudian kamu juga aktif di pers kampus yang kubina. Uhuy!
“Biar aku yang angkat, Ra. Berat itu,” tangannya sigap menarik pot bunga yang agak besar dari tanganku. “Ditaruh sini ya?
Pekerjaanku dan dia hari ini adalah merapikan rumah mungil kami. Dia memang sudah menempatinya sejak setahun lalu untuk menghemat biaya BBM katanya. Jarak rumah ibu dengan kantor dua kali lebih jauh daripada jarak kantor dengan rumah ini. Jadi sewaktu pertama kali aku menjadi ratu disini, rumah ini sudah berisi beberapa perabotan rumah tangga. Ada rak buku di pojok ruang tamu dan sebuah computer tua.
“Memang gak takut tinggal sendiri?,” tanyaku.
“Ya kadang takut siy. Takut ada tikus. Hahahaha,” kelakarnya.
Aku melotot ke arahnya. “Puasss?!
“Dek,” panggilnya. Aku menoleh dan agak kikuk menatapnya.
“Ceritakan padaku tentang perasaanmu saat aku mengutarakan keinginanku melamarmu. Kamu kaget gak?
Aku menggeleng.

Nin Lagi Blajar Di UFO dan GRAMEDIA KEDIRI

Nin lg di tangga lantai 2 UFO
Pinter ya nakk...
Sabtu lalu Nin saya ajak ke Gramed dan UFO Kediri. Buat cari2 buku resep2 dan liat2 barang bagus di UFO :D Ini dia capture Nin *pake HP bunda*


PUDING PAGI

Judule terkesan mekso banged ya. Biar sajaa... Kan keren yg mekso2 itu hahaha. Yupp! Pagi ini saya buat puding lucu dan imut2 *mulai lebay*. Awalnya siy karna pagi ini tak ada agenda masak di rumah coz masih ada masakan kemaren, sayur tumpang khas Kediri plus kuluban plus2 yang lain. Jadi bener2 tak ada agenda masak, so saya berpikir buat puding ahh... Buat sarapan2 orang2 yayangku :D

Akhirnya saya siapin bahannya niy, mudah sangat! tanpa kudu mixer2 atau apa gitu. Soalnya ini puding sepesial ga pake telor. Puding Roti Susu.

Senin, 16 Januari 2012

Keputusanku Mencintaimu Saja (Part 1)


Kubiarkan angin menghembuskan satu nama itu. Kubiarkan kaki rapuhku basah oleh ombak. Dan kubiarkan juga mataku menatap kosong berbagai macam lukisan alam di depan dengan liar.
            “Pulang, Abid…
            Kubiarkan pula satu suara dari dunia luarku. Suara lelakiku. Alam yang kuciptakan sendiri semakin membuatku nyaman menikmati tingkahan angin. Juga teriakan-teriakan hewan langit. Sepertinya yang ada dalam pikirku memang sejenak membiarkan saja tingkahan-tingkahan polah sekitarku.
            “’Nda…
            Akhirnya aku turut menjawab seru suara tadi. Mengucap dengan lirih satu nama yang erat kuat hidup dalam dadaku. Perlahan aku bangkit dan berjalan pulang. Di depan jelas terlihat kilau senja yang terbias dengan ombak yang merenang jelang hadirnya rembulan. Bibirku menyungging senyum seolah ada yang menunggu di depan pandang mataku.
            Dan benar… Memang begitu adanya. Aku pulang.

 ***---***
       

Pengen Hamil (Lagi)

Aiiiaahhhh...
Ini sinderom (baca:syndrom saja ya:D) saya akhir2 ini. Pokokna rasanya pengeeeeennn bangged hamil lagi. Apalagi kalo trus liat orang hamil, trus liat bayi yang masih bayi gitu, trus atau pas njenguk orang lairan. Rasanya puengeeenn hamil lagi.

Jadi apa masalaahnya?


SOSIS TAHU

Bahan :
450 gr tahu, hancurkan
250 gr udang yg sdh dikupas
100 cc putih telur dingin (dr kulkas)
1 btr telur
100 gr tepung tapioka
1 btg daun bawang, iris halus


Kreasi Roti Tawar Part 2

Nah, kalo yang ini rada ningkat usahanya. Maksudnya rada ada tambahan bahan dan rumit dikit lah... Tapi tenang, agak simple kok. Yuk cekidot!
- Roti tawar
- Telur puyuh
- Telur kocok
- Tepung roti
- Minyak goreng

Untuk isi :

CUPCAKE

Bahan A.
200 gram butter
50 gram margarin
250 gram gula halus
1 sdm susu kental manis

Cheese Stick

Bahan-Bahan :
200  gram tepung terigu Segi Tiga Biru
30  gram tepung kanji
1/2  sendok teh merica bubuk
sendok teh garam
175  gram keju Edam parut
75  gram margarin, lelehkan
butir telur ayam, kocok
sendok makan air
  Minyak goreng

Cara Mengolah :
 
1. Taruh tepung terigu, tepung kanji, merica, garam, dan keju dalam mangkuk. Aduk hingga rata.
2.Tambahkan margarin leleh dan telur kocok. Aduk hingga menjadi adonan yang licin.
3. Bagi adonan menjadi 3-4 bagian.
4. Gilas masing-masing bagian hingga tipis dan lebar.
5. Masukkan lembaran adonan ke dalam mesin pembuat mi atur lebarnya di nomor 1, atau potong-potongvertikal, dengan lebar sekitar 7 mm - 1 cm.
6. Potong adonan, hingga sepanjang 8-10 cm.
7. Panaskan minyak banyak di atas api sedang.
8. Goreng potongan adonan hingga kuning kecokelatan dan kering.
9. Angkat dan tiriskan. Dinginkan.

Note : Agar tetap garing dan renyah, sebaiknya simpan dalam wadah bertutup.

Kreasi Roti Tawar

Biar ga sekedar menikmati roti tawar dg selei, mentega dan susu/teh doang. Biar roti tawar bisa dipake bekal anak ke sekolah, suami kerja, siapa tau juga bisa dijual. Yuk ahhh.... Belajar


Selasa, 10 Januari 2012

Koloke Ayam

Taraaaaa…

Ini nama baru yang saya kasih untuk menu baru setelah dari acara syukuran pencapaian target kerja kantor. Syukurannya di WIsata Jamur deket kantor situ, menunya enak2. Alhamd barokah…

Saya pesen orak arik jamur dan nasi goring pattaya. Pas pulang saya mbungkus untuk Nin dan abina koloke ayam dan bakso jamur. Hm, yang bakso jamur di luar perkiraan saya niy.

Senin, 09 Januari 2012

Ruangku, Ruangmu, Ruang Kita

begitulah.
Setiap pasangan pastilah tetap memiliki ruang yang "aku banget". Artinya, ruang itu penguninya ya cuman aku. Meskipun sudah terikat dalam pernikahan, ruang itu tetap ada. Ruang saat suami tidak atau belum ingin berbagi masalah atau crita dengan istrinya, ruang saat istri ingin tidak membagi rahasia dengan suami, dsb. Dan itu wajib dihargai.

Kenapa?

Karna pernikahan tak menjadikan kita sama.

Rabu, 04 Januari 2012

Foto Collect Terbaru

Photo Collect

Seneng bisa mengumpulkan foto2 trus lucu2an jadi satu. Coba googling saja tentang foto collect, kami punya ini ni...

 ini pas abis dari Sedudo Waterfall






 









Nin lagi gambar dengan mas2nya abis subuh




Printer Yang Ga Pinter!

Ini dia yang paling bikin pengen panas dingin ati dan pikiran.

Saat kerjaan kudu ngeprint banyak, mana kawan2 pada ngerecokin minta didahulukan, eh lhadalah printer NGADAT. Sekali lagi objek terpenting dari ngeprint itu NGADAT. Yaaa... Printerku ngadat. Hfff... Pengen mual rasanya. Mana rasanya semakin dikejar2 gitu dg minta diprintkan cepat2.

Awalnya aku manual saja, ganti printer yang lain. Tapi yang membuat aku tidak kuat menahan gejolak

Bening Maem Pisang Dengan Gelas

Selalu seneng liat eksplorasi Bening Aisyah ini. Unyu2... Kemaren dia maem pisang -salah satu buah kesukaannya- dari dalam gelas. Jadi pisang yg saya kupas dimasukkan gelas sama dia. Bagaimana makannya? Ya kyk minum air gitu, cuman pas pisangnya sudah sampai depan mulut, dia gigit dahh... Subhanallah, makin shalihah ya nakk... :)

Pertama setelah dikupas kulitnya, dia mulai lirak lirik gelas yang dipake orang2 buat minum. Lalu dia ambil dan masuklah pisang itu ke dalamnya. Dan kemudian diulek2 ga karuan sama Nin.






Dia sangat menikmati eksperimennya. 

Resolusi atau Resolutip?

Hahaha
Judul itu ngawur saja kok. Bukan sebuah hal yang kudu diberi nilai serius. Tapi kalo tentang resolusi, rencana, impian dan tata langkah itu tetap sesuatu yang wajib dipikirkan.

Setiap apa2 yang direncanakan, saya yakin akan mebuahkan hasil. Terkadang sekalipun tidak dilakukan dengan serius, ternyata Allah menjadikan itu sebuah hasil. Nah, kalo yang ga serius saja di"seriusi" sama Allah, apalagi yang benar2 serius?

Sebenarnya tak harus menunggu tahun baru untuk membuat sebuah resolusi, rencana baru atau apalah namanya. Moment bisa kita ciptakan sendiri dan setiap kita memiliki moment2 yang saya pikir pastilah memiliki nilai makna sendiri2.

Selasa, 03 Januari 2012

Menikah Itu...

Sampai saat usia pernikahan kami dua tahun ini, saya (dan mungkin juga sinda) masih saja kerap kali terlibat pd hal2 yang kadang itu hanya berakhir dg sebuah kesimpulan "Oh ternyata gitu tho..." yang artinya kita salah paham.

Tapi begitulah pernikahan.

Dulu,

Selasa, 20 Desember 2011

Memasang Widget YM Pada Blog

Sering kita melihat pada blog maupun situs-situs terkenal, menggunakan fItur ini.
Adalah Indikator Yahoo Messenger,kita bisa menmpilkannya pada halaman situs kita.
Ini sangat berguna sekali karna customer atau pengunjung akan tahu kita dalam keadaan online atau not online.
Ada 3 pilihan tampilan,untuk tampilan kecil,sedang dan besar.
Pergi keTambah halaman,Add widget pilih Html / Javascript. Untuk tampilan kecil anda bisa copy paste kode di bawah ini:

<a href="ymsgr:sendim?ID_YM_anda><img border="0" src="http://opi.yahoo.com/online?u=id_yahoo.com/online?u=id_yahoo_anda&m=g&t=1" /></a>

Untuk tampilan sedang copy paste kode di bawah ini:

<a href="ymsgr:sendim?ID_YM_anda><img src="http://opi.yahoo.com/online?u=ID_YM_anda&m=g&t=1" border=0></a>

Untuk tampilan besar copy paste kode di bawah ini:

<a href="ymsgr:sendim?ID_YM_anda><img src="http://opi.yahoo.com/online?u=ID_YM_anda&m=g&t=2" border=0></a>

Cara Menampilan Status Off/Online Pada YM di Blog

Yuhuuu... Yuk sini belajar bareng!
Setelah widget YM terpasang di blog, maka tadi saya bingung kok YM saya off terus ya. Kutanyakan pada mbak google dan dijawab seperti ini.

Pertama, copy paste kode/script ini yaa...

<a href="ymsgr:sendIM?bundabening.aisyah"> <img src="http://opi.yahoo.com/online?u=bundabening.aisyah&amp;m=g&amp;t=2&amp;l=us"/>
</a>

Nah kalo sudah copy masukkan ke menu gadget itu dan cari menu HTML/java. Paste dah di sana...

Mudah kannn?
Yuk dicubaaa...

Smangad Belajar!!

Senin, 19 Desember 2011

Bunda Pulang Sore, Nakk...


Anakku,
bunda pulang sore lagi hari ini, bahkan lebih malam dari biasanya. Hingga saat bunda datang engkau sudah terlelap. Maaf ya nak, bunda juga merasa sangat kangen padamu hari ini. Sangat.
Teorinya begini nak,

Suatu Saat Pada Pernikahan Anakku

Aku pastikan dia akan menjadi pengantin cantik pada hari itu. Dengan gaun yg anggun dan tentu saja penutup kepala yg akan penuh menutupi pundak dan dadanya. Dia juga akan mengenakan mahkota dari bunga sederhana seperti yg biasa dipakai anak2 bermain di pinggir kali. Dia akn menjadi pengantin cantik hari itu, dia akan memancarkan shalihahnya.

Dia boleh menikah kapan saja.

Teruntuk Suamiku Di Jalan Dakwah

Assalamu'alaikum, nda :)

Aku tau saat ini pasti kau sedang bersama cahaya mata kita. Mungkin sedang berkeliling sekitar rumah sambil menyuapi dia makan siang, minum susu dan banyak lagi. AKu bangga memilikimu seperti itu.

Sejak sebelum dulu aku memmanggilmu dengan panggilan sayang sedunia "sinda" ini, aku yakin engkau sudah tau bagaimana resiko2 pernikahan kita. Dan tepatnya pasti kita juga akan sama2 sibuk dengan berangkai urusan dalam dan luar lingkup kita.

Suamiku, aku masih seperti dulu.

Berani Berjuang Untuk Hidup dan Kehidupan


Menarik sekali cerita pagi ini. Tepat pada saat hari Kartini, dari TV1 mewawancarai sepasang suami istri dengan 25 anak (7 diantaranya meninggal). Jadi total anak yang masih hidup ada 18. Dengan satu istri, dengan 18 anak? Subahanallah... Mrinding saya rasanya. Mrinding2 kagum lucu dan campur2. Kok bisa ya? Kok mampu, bagaimana caranya ya?
           

Bagaimana Caramu Berdoa


Pernah baca buku “Mengapa Doa Saya Selalu Dikabulkan Tuhan?” Sejujurnya sy lum baca buku itu, tp buku itu saya temukan di rak buku suami. Sebenarnya memang terasa pede penulis buku itu memberikan judul bukunya. Tapi kalo sy amat2i apa yg diungkapkan penulis itu hampir sama dengan yang diajarkan Islam.

Saya nulis ini sebenarnya sdh lama, tapi terus mandeg di hardisk.

Menikmati Kesedihan Bersama Hajar


Mereka sepasang suami istri yang tidak lagi muda. Dan sang istri yang sekarang adalah istri keduanya. Dengan istri pertama lelaki tersebut tidak memiliki keturunan dan akhirnya setelah puluhan tahun menanti, maka tibalah saatnya Allah memberikannya keturunan putra nan tampan dan sholeh melalui rahim mulia istri keduanya. Namun yang terjadi kemudian, laki-laki tersebut harus membawa pergi sang istri dan anaknya yang masih bayi keluar dari kota yang mereka tempati menuju sebuah tempat yang belum berpenghuni saat itu. dan setibanya disana, di sebuah padang tak berpenghuni, lelaki itu dengan gagah (meskipun berat) harus meninggalkan istri dan anak yang telah ditunggunya puluhan tahun lamanya itu.

”Wahai suamiku, kenapa engkau tinggalkan kami disini sendiri?,”

Slide Kecil Uhud

Ketika mendengar berita kematian Muhammad SAW, pasukan Quraisy langsung menyerbu ke arah di mana beliau berada. Kala itu Rasulullah hanya dikelilingi 14 orang sahabat yang berusaha melindunginya dengan jiwa-jiwa mereka. Mereka berusaha membelah jalan menuju bukit Uhud di tengah badai kedengkian yang dihembuskan orang Quraisy. Kemudian para sahabat sedikit demi sedikit mulai berkumpul mengelilingi pasukan kecil yang begitu gigih ini.

Pada Satu Ruang Bernama : CINTA


Mari bertanya,
Cinta itu berkembang
Atau bertumbuh?
Atau berkembang dan bertumbuh?

Melukis Cinta

Aku mencintaimu
Engkau juga mencintaiku
Aku membutuhkanmu
Engkau pun begitu

Kemarahan Itu Seperti Es Krim


Ah, memang begitu adanya
Kemarahan itu seperti es krim
Meleleh jika dibiarkan dalam ruang terbuka,
Apalagi panas
Akan semakin cepat meleleh dan hilang tanpa terasa
Kebekuan dan keindahan warnanya hilang
Rasa manisnya pun satu-satu luruh

Kemarahan itu panas

Menggelar Sajadah Cinta

Di halaman itu
Sudah tergelar sebuah sajadah kini
Berwarna biru langit dan hijau alam
Dengan suara gemericik air yang menenangkan
Terdengar pula suara-suara langit bersahutan
Bidadari-bidadari meningkahi dengan nyanyian merdunya

Hari ini kami menggelar  sajadah cinta
Kami berdua

Cinta Lapang Dada


Lihatlah,
Akhirnya Allah menyatukan kita, sayang
Dalam takdir ini
Dalam ujung doa-doa kita

Percayalah

Kedelapan


15 Agustus, 2005

Sore, ‘Nda…
Aku menemukan tulisanku pas nge-blog. Sama senengnya aku pas menemukan kembali tulisan-tulisan ini. Ya memang seperti diary atau apalah namanya yang kutulis untukmu. Untuk kita ding! Aku dan engkau, engkau dan aku.

Aku mengajakmu berimaji ya, ‘Nda!

Ketujuh


Juni 23, 2005
Aku deg-degan pas baca kisah Kurusetra. Pertarungan sodara seibu itu rasanya jadi sangat manis jika dimasuki iringan arti perjuangan khas Islam. Jadi umpamanya si Arjuna dan seluruhnya adalah orang-orang yang mengerti arti jihad dan perjuangan dalam Islam. Hm, matur nuwun bang Sakti…
Ksatria Kurusetra dan Pilihan Hidup

Keenam


Agustus 9, 2005

Give me smile, ‘nda!
Aku benar-benar menghidupkanmu disini. Yah… usahaku meningkahi kesepian dan rinduku padamu ya begini. Daripada aku mencari jalan lain yang gak melegakan ya aku milih begini saja. Menghidupkanmu dengan caraku dan dengan mauku. Tanpa aku harus merasa mengkhayal. Tanpa aku harus merasa terbebani dengan pikiran gak jelas.

Eh ‘Nda, aku punya kalimat-kalimat indah untukmu. Aku dapat pas baca Meminang Bidadari-nya bang Sakti Wibowo. Meskipun sekarang bukunya ilang dipinjem anak-anak, ya aku harus memaksa diri bersykur karna telah menulis ini disini.

           

Kelima


July 25, 2005

Pagi dunia, pagi semesta, pagi cinta, pagi aku…
Aku senang setiap kali bisa dengan sadar bersykur dan berterima kasih pada Tuhanku yang paling maha sayang aku dan keluargaku. Aku bilang dengan sadar karena selama ini sering kali aku kudu diingetin buat bersyukur. Sekedar menjalankan sholat dan ibadah dengan baek masih suka ngasal. Yah… makanya rasanya lega banget saat aku bisa dengan sadar ingat semua kasih sayang Allah dalam detikku sepanjang usiaku ini.

Aku ingin menulis apa ya?

Iya, aku tau. Special request untuk calon pemimpinku di dunia dan akhirat, ayah dari anak-anaku kelak. Ehem, ehem… Salah satu hal membahagiakan ati kita adalah saat kita dipanggil dengan panggilan yang kita inginkan. Nah, aku mau nulis tentang itu. Duh duh, kok ada deg-deg lagi ya? Hff… bismillah.

‘Nda!
Aku ingin memanggilmu begitu. apakah engkau tau apa artinya itu?

Keempat


Mei 31, 2005

Rehat ahh…
Aku dapat puisi dari teman-temanku. Entah darimana mereka mendapatkannya. Beberapa kutau dari cyber world, tapi gak tau persis dimananya. Biar kutuliskan disini sebagai kenangan kata yang penuh makna. Ah!

Langit kelabu

Ketiga


Mei 16, 2005

Aku menemukan sesuatu hari ini. Karna aku harus menulis disini, maka akan kutuliskan yang berkaitan dengan yang ada disini. Kenapa aku selalu malu ya tiap kali harus menuliskan tentang cinta? Apakah bab cinta memang selalu bisa membuatku malu-malu bak kucing? Ah tidak lah… aku kan bukan kucing.

[tiba-tiba memang si Putri kucing sebelah rumah lewat dan menyapaku. Ah!]

Cinta itu –kata tulisan itu- bukan bagaimana menjadi pasangan yang sempurna bagi seseorang. Tapi…

Kedua

Mei 4, 2005

Kutuliskan untuk mujahidku nanti,

Ehem!
Kehidupan ini memang sangat indah ya! Berliku, mendaki, rumit, penuh kejutan, penuh semangat. Entah penuh apa lagi. Penuh masalah juga kali ya… entah pula kenapa semua ini terasa sulit dituliskan.
Engkau tau, banyak sekali hal kulalui selama ini tanpa aku tau apa maksud semua itu. Aku yakin engkau juga pernah begitu. iya kan iya dong…? Maksudku begini, aku terkadang juga merasa lelah merasakan semua ini. Kadang aku merasa semua menjadi sangat absurd. Lah, aku dapat kata baru untukmu. Absurd.
Tiba-tiba aku bisa sangat mencintai diriku sendiri.

Pertama


April 26, 2005
 
Keinginanku atasmu sangat simple. Tetaplah di sampingku dan bantu aku untuk terus bertahan. Aku hanya ingin, aku bertemu denganmu dan engkau memilihku karna memang ada sesuatu yang membuatmu memilih. Bukan sekadar sebuah dorongan perwakilan keinginan untuk berarti lebih taar. Bukankah cinta sebelum pertemuan hakiki diperbolehkan?

Danar Adalah Puisi Cinta

Itulah artinya...

Danar adalah sebuah puisi cinta yang akan selalu tercipta melalui kata2. Akan banyak cerita, akan banyak kisah dan tentu saja hikmah. Dan begitulah danar bekerja.

Mari bersama kami, menapak jauh lebih tinggi.

Cinta Cahaya,
Danar